• Alamat Jl. Lili kembang, Maguwo, DIY
Call Center: (0274) 280 3000

TBC atau tuberkulosis sudah tidak asing untuk masyarakat. Penyakit yang identik dengan sesak napas dan batuk berkepanjangan ini banyak diwaspadai oleh banyak orang. Beberapa merasa takut dan was-was dengan penyakit ini, karena dianggap mudah menular. Mudahnya penularan ini yang sebenarnya harus diwaspadai agar tidak semakin banyak yang terjangkit penyakit ini. TBC menjadi penyakit menular nomor dua yang mematikan setelah Covid-19. Inilah sebabnya  mengapa kita harus memberikan perhatian lebih agar penyakit ini tidak semakin meluas. Mengenali penyebab, gejala, dan pencegahannya sangat efektif untuk menekan perkembangan TBC di masyarakat.

Tuberkulosis merupakan penyakit yang menyerang paru-paru hingga penderitanya bisa merasa sesak napas dan batuk kronis. TBC disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang dapat ditularkan melalui kontak erat dengan penderitanya. Penyakit ini jika dibiarkan juga dapat menyerang organ-organ lainnya yang akhirnya dapat memperburuk kesehatan penderitanya.

Gejala

Gejala awal yang tampak pada seseorang yang terjangkit bakteri Mycobacterium tuberculosis yaitu batuk yang berlangsung lama. Gejala awal yang mudah dilihat dan dirasakan oleh orang awam adalah batuk yang terjadi selama dua hingga tiga minggu. Jika belum juga ditangani dengan tepat, batuk akan semakin parah dengan mengeluarkan darah, disertai dengan nyeri dada, hingga sesak napas. Namun, perlu Anda ketahui bahwa TBC tidak hanya menyerang paru-paru saja. Penyakit TBC bisa juga menyerang organ tubuh lain seperti getah bening, ginjal, saraf, sendi dan tulang, hingga otak. Gejala lainnya yaitu demam disertai menggigil, tidak nafsu makan, dan berkeringat saat malam hari. Oleh sebab itu, terkadang gejala yang ditunjukkan juga dapat berbeda-beda tergantung organ mana yang diserang oleh bakteri. Misalnya nyeri pada tulang dan sendi jika yang terserag adalah bagian tulang dan sendi, kecing darah jika yang diserang organ ginjal dan sebagainya. Dengan demikian, penting untuk kita selalu menyadari tanda-tanda yang ada. Gejala yang terdeteksi lebih dini akan lebih mudah untuk membantu penyembuhan penderita TBC, karena dapat tertangani dengan capat dan tepat.

Sumber: Freepik.com

Penyebab

Sumber: Freepik.com

Penyebab dari penyakit TBC ini adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini mudah ditularkan dari cairan droplet batuk, bersin, dan ludah penderita TBC yang terhirup oleh orang di sekitarnya. Jadi, media yang digunakan oleh bakteri untuk berpindah adalah udara. Mungkin Anda pernah khawatir dengan penggunaan alat makan bersamaan dengan penderita TBC, namun berdasarkan keterangan para ahli ternyata hal tersebut tidak benar ya. Bakteri hanya dapat berpindah melalui udara. Namun, akan lebih baik jika kita tetap berjaga-jaga dengan terus melindungi diri salah satunya menggunakan masker.

Pencegahan

Sumber: Freepik.com

                Penyakit TBC di Indonesia banyak menelan korban jiwa. Angka kematian yang disebabkan dari penyakit ini cukup tinggi hingga Indonesia disebut sebagai kawasan endemi TBC. Akan tetapi, sebenarnya penyakit ini bisa disembuhkan dan juga dicegah lho.

                Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit TBC, antara lain; pemberian vaksin BCG yang bisa diberikan pada bayi sebelum berusia 2 bulan. Pemberian vaksin in dapat melindungi anak dari penularan TBC. Namun, orang tua juga perlu memperhatikan saran dari dokter dulu sebelum memberikan vaksun ini. Pencegahan kedua yaitu dengan antibiotik TB. Biasanya antibiotik ini diberikan pada orang yang didiagnosis memiliki resiko tinggi terhadap penyakit ini.

                Kunci pertahanan diri kita untuk mencegah TBC ada pada pola hidup sehat. Betul sekali, pola hidup sehat adalah kunci yang sangat mempengaruhi pencegahan pada semua penyakit termasuk TBC. Orang yang memiliki daya imun tubuh yang lemah dapat dengan mudah terjangkit penyakit TBC. Berbeda jika Anda memiliki daya imun tubuh yang kuat, tubuh Anda akan dengan mudah melawan bakteri-bakteri jahat hingga gagal menyerang organ tubuh. Imun tubuh yang kita ini dapat diperoleh dari penerapan gaya hidup yang sehat. Anda bisa rutin berolahraga dan menghindari makanan-makanan tidak sehat. Dengan begitu, imun tubuh menjadi lebih kuat dalam melawan bakteri jahat.

                Langkah pencegahan bisa Anda lakukan dengan vaksin BCG di Rumah Sakit Bunga Bangsa Medika untuk melindungi buah hati dari bahaya TBC. Selain itu, Anda pun juga bisa memeriksakan diri dan keluarga Anda untuk memantau kesehatan keluarga agar selalu terlindungi dengan baik. Yuk, cegah penyakit TBC dengan hidup sehat, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Salam sehat!