• Alamat Jl. Lili kembang, Maguwo, DIY
Call Center: (0274) 280 3000

Persalinan sudah di depan mata? 

Mengingat hari perkiraan lahir yang semakin dekat dan ada kemungkinan terjadi perubahan tanggal maka Anda para Bunda harus mempersiapkan persalinan sejak dini. Minimal 3 minggu sebelum hari perkiraan lahir, Anda sudah mengemasi kebutuhan ibu dan bayi dalam tas yang berbeda. 

Nah ini sangat dianjurkan agar nantinya mudah mencari barang yang dibutuhkan dan tas tetap tertata rapi. Tak hanya kesiapan secara materiil, kesiapan finansial, fisik dan mental ibu jauh lebih penting untuk diperhatikan. Persalinan SC atau normal membutuhkan banyak perencanaan yang tidak dapat disepelekan.  

Birth plan (rencana persalinan) hendaknya telah disepakati oleh suami dan pihak keluarga. Ini mencakup preferensi Anda selama proses persalinan.

Metode persalinan yang dipilih, siapa yang diinginkan menemani saat melahirkan, penggunaan epidural dan lain-lain. Anda dapat memasukkan apapun yang menurut Anda akan membuat persalinan lebih nyaman tentunya dengan persetujuan pihak rumah sakit.  

 

Tipe-tipe Tas Persalinan 

Tas mana saja dapat digunakan sebagai tas persalinan bahkan koper sekalipun. Mengemas dua hingga tiga tas mungkin cukup untuk anda. Satu tas bayi, satu tas keperluan ibu dan satu tas untuk pendamping persalinan misal suami. Anda tidak perlu menghabiskan uang ekstra untuk membeli tas khusus. 

 

Apa yang Penting ada di Tas Persalinan Ibu? 

Sebelum anda mengisi tas persalinan, hubungi layanan kesehatan tempat anda akan melahirkan dan ketahui fasilitas yang tersedia. Ini penting untuk menghindari membawa barang yang tidak perlu karena telah disediakan di rumah sakit.

Contoh: gym ball, beberapa rumah sakit ada yang menyediakannya sebagai fasilitas. Daftar perlengkapan di bawah ini dengan estimasi perawatan di  rumah sakit selama 4 hari. 

  1. Perlengkapan menyusui. Ini penting ada dalam tas ibu terlebih jika metode persalinan yang dipilih adalah SC. Umumnya ibu yang melahirkan dengan cara SC mengalami keterlambatan produksi ASI. Bayi sudah lahir namun produksi ASI masih minim. Alat pompa ASI diperlukan untuk merangsang produksi ASI. Ibu yang melahirkan normal pun disarankan membawanya. 
    • 1 pcs bantal menyusui 
    • 8-12 pcs botol/kantong ASI 
    • 1 set alat pompa ASI 
    • Nipple creamBerfungsi untuk melembabkan dan menyembuhkan puting ibu yang lecet, kering atau pecah-pecah. 
    • Sikat botol dan sabun cuci botolJika anda menggunakan kantong ASI kedua peralatan ini tidak perlu dibawa.  
    • 4 pcs breast pad, ini berfungsi untuk mencegah ASI mengalir ke luar. 
    • 4 pcs bra menyusui, pastikan yang nyaman 
  2. Satu set alat mandi pribadi (termasuk shampoo, sabun, conditioner rambut, sikat gigi, pasta gigi dll). Biasanya rumah sakit menyediakan peralatan mandi untuk ibu, Anda bisa mengeliminasi item yang satu ini.  
  3. Set pakaian ibu melahirkan 
    • 8 pcs baju ganti ibu (atasan/piyama atau daster) termasuk baju pulang dari rumah sakit 
    • 8 pcs pakaian dalam 
    • 4 pcs bra menyusui, pastikan yang nyaman 
    • 1 pcs ikat rambut 
    • Kaos kaki ibu (optional) 
    • Plastik besar digunakan untuk menampung baju-baju kotor
  4. 1 pack pembalut nifas (biasanya isi 20 pcs). Hampir semua rumah sakit menyediakan pembalut nifas untuk ibu namun akan lebih nyaman jika menggunakan milik sendiri. 
  5. Minyak zaitun/minyak pijat payudara. Tanyakan kepada pihak rumah sakit apakah ada layanan pijat laktasi, anda mungkin dapat memanfaatkannya. Jika belum ada, pijat payudara anda secara mandiri untuk merangsang kelenjar air susu, mencegah pembengkakan payudara dan meningkatkan volume ASI.   
  6. Handphone, headset dan charger 
  7. Satu set kosmetik termasuk sisir rambut, handbody lotion dll. 
  8. Snack dan minuman sehat. Ibu hamil membutuhkan banyak energi saat proses melahirkan, cukupi kebutuhan nutrisi dengan makanan sehat. 
  9. Gym ball (optional) 

Baca Juga: https://rsbungabangsamedika.com/10-gerakan-yoga-terbaik-anti-nyeri-dan-persiapan-persalinan/

 

Tas Bayi 

Tas ini berisi barang dan perlengkapan yang sekiranya dibutuhkan bayi yaitu: 

  1. 3-6 pcs bedong bayi 
  2. 2 pcs gendongan bayi 
  3. 8 pcs sarung tangan dan kaki 
  4. 3 set baju lengan panjang (disarankan kancing depan/model kimono) atau jumper 
  5. 3 set baju lengan pendek (disarankan kancing depan/model kimono) 
  6. 1 setelan baju pulang 
  7. 3 pcs topi bayi 
  8. 1 set bedding set (bantal, guling, selimut)  
  9. 1 bungkus cotton ball (kapas bentuk bola) 
  10. 12 pcs popok kain bayi 
  11.  3 pcs pampers bayi ukuran newborn 
  12.  1 pack tissue kering 
  13.  1 pack tissue basah khusus bayi (non alcohol dan non perfume
  14.  Peralatan mandi bayi (sabun, shampoo bayi, handuk, sisir dll). Anda bisa skip membawa peralatan mandi bayi karena rumah sakit biasanya sudah menyediakannya termasuk sisir dan handuk. 
  15.  1 pcs lotion bayi, minyak telon, baby oil 
  16.  1 pcs diaper cream atau krim lain untuk mengatasi masalah kulit pada bayi seperti kulit kering,  kemerahan, gatal, digigit nyamuk dan lain-lain. 
  17.  Nose cleaner (optional). Digunakan dalam keadaan darurat jika hidung bayi tersumbat karena kotoran atau hal lain. 
  18.  Botol susu/dot bayi ukuran newborn with nipple teats. Ini penting ada dalam tas bayi guna antisipasi keadaan darurat jika ibu tidak dapat menyusui bayi secara langsung. Pastikan ukurannya tepat dan nipple teat untuk menghindari bayi bingung puting. 

 

Tas Pendamping Persalinan (Misal: Suami) 

Wajib ada dalam tas suami atau pendamping persalinan Anda adalah dokumen-dokumen penting yang diperlukan rumah sakit antara lain: 

  • Dokumen registrasi rumah sakit (jika sudah memesan kamar sebelumnya) 
  • Kartu asuransi 
  • Fotokopi KTP orang tua dan kartu keluarga 
  • Buku catatan kehamilan 

Beberapa pasang baju ganti untuk suami juga harus disiapkan di dalam tas. Perlengkapan bayi dan ibu melahirkan memang tidak sedikit. Buatlah semacam daftar barang agar tidak ada satupun yang tertinggal dan terlewat.