• Alamat Jl. Lili kembang, Maguwo, DIY
Call Center: (0274) 280 3000

Mie instan merupakan salah satu makanan cepat saji yang menjadi kudapan favorit semua orang. Rasanya enak, harga murah dan mudah dimasak menjadi alasan memilih mie instan untuk mengisi energi di pagi atau siang hari. Lalu muncul pertanyaan yang kerap diperbincangkan: apakah ibu hamil boleh makan mie instan? Lalu makanan apa saja yang boleh dimakan dan apa saja yang menjadi pantangan?

Pada dasarnya tidak ada pantangan makanan bagi ibu hamil. Boleh makan apa saja, kecuali untuk ibu hamil yang memiliki alergi terhadap bahan makanan tertentu. Makanan bagi ibu hamil tidak hanya berguna bagi kesehatan ibu namun juga bayi di dalam kandungan. Nutrisi yang masuk ke tubuh bayi melalui plasenta berperan penting dalam proses pertumbuhan dan perkembangan janin. Selama dalam kandungan, bayi hanya mendapatkan asupan nutrisi dari ibu sehingga ibu harus memilah makanan apa yang baik dan kurang baik untuk dikonsumsi. Kandungan gizi berupa karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin dan mineral dalam makanan harus diperhatikan. Di masa-masa kehamilan, ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan bergizi dan menghindari makanan yang mengandung pengawet, MSG (Mono Sodium Glutamat) dan makanan mentah/setengah matang sebab dikhawatirkan mengandung bakteri yang berbahaya. Fast food atau makanan cepat saji seperti burger, pizza, hot dog sebaiknya dikurangi karena mengandung kadar garam tinggi yang meningkatkan risiko darah tinggi pada ibu hamil.

Pertumbuhan dan Perkembangan Janin Dipengaruhi Oleh Asupan Nutrisi dari Ibu

Janin yang mendapatkan nutrisi cukup akan berkembang sesuai tahapan di tiap trimester. Pada trimester pertama, organ-organ bayi mulai terbentuk dimulai dari otak, sumsum tulang belakang dan organ-organ vital lain termasuk jantung yang mulai berdetak. Organ kelamin sudah terbentuk meski belum sempurna. Di trimester kedua, organ janin sudah terbentuk sempurna. Janin sudah mulai bisa mendengar, bergerak dan menelan makanan dari ibu. Selanjutnya di trimester ketiga, tulang dan kerangka janin sudah terbentuk sempurna. Semua organ juga sudah berfungsi dengan baik. Pertumbuhan dan perkembangan ini didukung oleh konsumsi vitamin, kalsium, asam folat dan makanan sehat dari ibu. Makanan sehat dengan gizi seimbang dalam porsi yang cukup akan memberikan aman mendukung pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Kandungan Mie Instan

Ketika anda membeli mie instan, anda dapat menemukan komposisi dan kandungan gizi di balik kemasan. Mie instan termasuk dalan kategori makanan cepat saji (fast food). Mari kita simak bersama kandungan gizi dalam satu bungkus mie instan.

  1. Mie instan hanya terbuat dari tepung terigu dan tidak mengandung gizi lengkap

Mie instan umumnya terbuat dari tepung terigu yang mengandung gluten. Tepung terigu terbuat dari biji gandum dan terbagi dalam berbagai jenis tergantung kandungan protein di dalamnya. Karena mie terbuat dari tepung terigu yang mengandung karbohidrat dan telah melewati banyak proses maka karbohidrat dalam mie tergolong sebagai karbohidrat rafinasi. Proses-proses dalam pembuatan mie menghilangkan kandungan vitamin, serat, mineral, lemak, protein dan hanya menyisakan kalori. Nol gizi dan tinggi kalori. Konsumsi karbohidrat rafinasi dalam jumlah banyak menyebabkan kegemukan yang akan mengarah pada diabetes pada ibu hamil.

  1. Mie instan mengandung MSG dan kadar garam yang tinggi

Penggunaan MSG memang masih kontroversial. WHO memasukkan MSG dalam kategori bahan makanan yang secara umum aman untuk dikonsumsi. MSG sebenarnya tidak memiliki rasa namun memiliki kemampuan untuk memperkuat rasa lain dan menambah rasa gurih pada makanan. Lalu apa efeknya jika mengkonsumi MSG dalam jumlah banyak? Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan oleh New England Journal of Medicine, sebagian orang yang menjadi sampel dalam penelitian menunjukkan gejala sensitivitas dan alergi terhadap MSG. Efek dari alergi adalah sakit kepala, otot tegang, kesemutan, tenggorokan kering dan wajah memerah padahal individu yang menjadi sampel hanya mengkonsumsi 3 gram MSG.

  1. Mie instan mengandung pewarna dan pengawet makanan

Proses pembuatan mie instan tak terlepas dari bahan pewarna dan pengawet makanan. Mie instan di pasaran biasanya memakai bahan pengawet nipagin, benzoid acid atau methylparaben. Bahan pengawet ini boleh dikonsumsi maksimum 250 mg per kg (aturan BPPOM). Meskipun demikian, kandungan bahan kimia ini berpotensi menyebabkan ganguan kesehatan jika dikonsumsi secara rutin. Ibu hamil akan mengalami gangguan pencernaan atau konstipasi. Konsumsi mie instan akan memperparah konstipasi pada ibu hamil yang disebabkan oleh hormon dan rahim yang sedang berkembang. Beberapa wanita hamil merasakan sakit yang luar biasa karena sembelit.

  1. MSG melalui serangkaian proses kimia

Pernahkan anda menyelidiki proses pembuatan mie instan? Enam proses telah dilewati sebelum sampai ke tangan konsumen. Tahap-tahapnya adalah sebagai berikut: pertama, tahap pencampuran bahan-bahan utama mie instan kemudian pembentukan dan penggilingan (pressing). Selanjutnya pematangan mie dan penggorengan. Di tahap ini kadar air dalam mie menguap sempurna sehingga mengalami perubahan bentuk. Tahap terakhir adalah pendinginan dan pengemasan. Proses-proses kimia ini menyebabkan kandungan gizi dalam mie hilang sehingga diberikan bahan tambahan pangan antara lain: natrium polifosfat, tartrazin, TBHQ dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut mayoritas berfungsi sebagai pewarna dan pengawet.

 

Macam-macam Makanan Sehat bagi Ibu hamil

Kandungan garam yang tinggi, penyedap rasa, pengawet dan tinggi karbohidrat menyebabkan mie instan bukanlah makanan yang ideal. Perhatikan gambar di atas, banyak pilihan bahan makanan sesuai komposisi diet sehat bagi ibu hamil. Saat hamil, seorang ibu membutuhkan sekitar 300 kalori tambahan setiap harinya dimulai dari trimester kedua. Ini setara dengan satu camilan dengan porsi besar atau dua cemilan porsi kecil. Camilan manis (es krim, kue, permen dll) diperbolehkan namun dalam jumlah wajar agar berat badan ibu hamil tetap dalam batas aman (tidak under ataupun overweight). Sertakan bahan-bahan makanan yang merupakan sumber DHA (omega-3) sebab sangat penting untuk kesehatan otak dan perkembangan mata bayi dalam kandungan. Anda dapat memperolehnya dengan mengkonsumsi ikan (terutama tuna dan salmon) atau kapsul minyak ikan. Cukup konsumsi 300 mg DHA setiap hari.

Banyak variasi makanan sehat yang enak dikonsumsi, jadi mengapa harus terpaku dengan mie instan saja?