• Alamat Jl. Lili kembang, Maguwo, DIY
Call Center: (0274) 280 3000
gigi bungsu

Gigi bungsu tumbuh di usia dewasa? Mungkinkah ini terjadi? Ya, gigi geraham bungsu merupakan gigi geraham nomer tiga yang umumnya tumbuh paling akhir di usia dewasa.

Pada manusia dewasa, gigi geraham total berjumlah 12 buah tersebar di bagian atas, bawah, kanan dan kiri dalam rongga mulut. Di usia 6 hingga 13 tahun, gigi geraham pertama dan kedua akan tumbuh kemudian dilanjutkan gigi geraham terakhir yaitu di usia 18 tahun ke atas.

Waktu pertumbuhan gigi ini bervariasi, beberapa orang mengalaminya di usia 20 tahun bahkan ada pula di usia 30 tahun. Namun tak perlu khawatir, ini normal terjadi.

.

Gigi Bungsu Tumbuh? Mungkin Kamu Alami Ini

Beberapa gejala yang mungkin terjadi karena pertumbuhan gigi  geraham bungsu:

  • Nyeri dan pembengkakan di sekitar gusi tempat gigi tumbuh

Pertumbuhan gigi geraham bungsu hampir pasti disertai keluhan berupa nyeri. Ini terjadi karena gusi tempat gigi tumbuh terbuka dan terkadang sisa-sisa makanan masuk ke rongga gusi sehingga menyebabkan peradangan dan kemudian infeksi pada gusi.

Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat maka infeksi akan berkembang menjadi abses dan selanjutnya pembengkakan. Gusi yang bengkak mungkin terjadi pada area gigi tumbuh saja atau meluas ke pipi dan sekitarnya.

  • Kesulitan menelan dan demam

Pembengkakan yang terjadi pada gusi tempat gigi tumbuh dapat menimbulkan keluhan lanjutan, kadang disertai pula dengan sakit kepala sebagai akibat pertumbuhan gigi geraham bungsu yang belum sempurna.

  • Gigi lain di sekitar gigi geraham bungsu mungkin saja berlubang

Pertumbuhan gigi geraham yang kurang sempurna (contoh: miring) menyebabkan adanya celah kosong di antara gigi yang tumbuh dan gigi di depannya.

Ini memungkinkan kotoran atau sisa makanan terjebak di celah gigi dan berakibat merusak gigi lain yang berada di depannya. Jika gigi disekitarnya berlubang maka akan menimbulkan nyeri yang lebih hebat lagi.

Guna menghindari keluhan gigi lain berlubang, terapkan metode pembersihan khusus dengan menggunakan obat kumur atau antibiotik (bila perlu).

Rasa nyeri memang umum dirasakan semua orang saat pertumbuhan gigi geraham bungsu. Namun keluhan-keluhan lain tidak terjadi apabila gigi geraham bungsu tumbuh sempurna (posisi lurus, mahkota gigi tumbuh seluruhnya).

Keluhan selain nyeri umumnya terjadi saat pertumbuhan gigi tidak sempurna (miring, mahkota gigi tidak keluar sepenuhnya dan lain-lain).

.

Penanganan Gigi Geraham Bungsu

Gigi geraham bungsu yang tumbuh mungkin akan memberikan rasa tidak nyaman namun ini akan hilang segera setelah gigi berada pada posisi optimal.

Untuk mengetahui kondisi gigi, biasanya dilakukan rontgen gigi. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui bagian dalam gigi dan gusi apakah gigi geraham bungsu tumbuh sempurna atau tidak.

Gigi geraham bungsu yang tidak sempurna, lazimnya dicabut agar tidak menganggu gigi di sekitarnya dan saraf gigi. Waktu pencabutan gigi sebaiknya dilakukan segera setelah hasil pemeriksaan rontgen terbukti bahwa pertumbuhan gigi geraham bungsu kurang sempurna.

Tidak ada manfaat mempertahankan gigi geraham bungsu yang kurang sempurna karena tidak membantu dalam mekanisme penghancuran makanan dalam mulut.

Jika gigi geraham bungsu harus dicabut maka hal-hal ini perlu dipersiapkan, yaitu:

  • Istirahat cukup di malam sebelum tindakan pencabutan.
  • Sebelum operasi dimulai, sebaiknya pasien makan terlebih dahulu karena terdapat jeda waktu pemulihan (kira-kira 1 jam). Setiap pencabutan gigi geraham bungsu pasti disertai dengan pembengkakan pasca operasi. Terjadi sekitar 3-5 hari.

.

Perawatan Gigi

Secara mayoritas, orang pergi ke dokter gigi saat sudah merasakan nyeri akibat pertumbuhan gigi geraham bungsu. Padahal terdapat berbagai cara untuk membantu perawatan gigi yaitu :

  1. Rutin melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulan/1 tahun sekali. Ini dilakukan untuk mencegah berbagai penyakit menyerang gigi, deteksi dini masalah pada rongga mulut sehingga gigi dan gusi mendapatkan perawatan yang baik dan tepat. Terutama di usia dewasa, pemeriksaan gigi dapat mendeteksi dan memantau pertumbuhan gigi geraham bungsu.
  2. Gunakan obat kumur antiseptik atau kumur dengan air panas dan satu sendok teh garam untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan pada gusi.
  3. Ibu hamil atau yang sedang menjalani program kehamilan, sebaiknya periksakan kondisi kesehatan gigi anda guna menghindari infeksi dan masalah pada rongga mulut selama kehamilan. Saat hamil, pengobatan dan tindakan pada gigi tidak sembarangan dan mendatangkan risiko lebih tinggi.

.

Komplikasi Akibat Pertumbuhan Gigi Bungsu

Gigi geraham bungsu yang tumbuh seringkali disertai beberapa masalah yang mungkin terjadi antara lain:

  • Polip pada gigi geraham bungsu yang berlubang. Jika gigi bungsu berlubang dan lubang yang terbentuk sudah sampai ruang saraf maka kemungkinan akan timbul polip pulpa. Daging yang tumbuh di gigi yang berlubang biasanya menyebabkan tindakan pencabutan. Masih mungkin dilakukan perawatan pada gigi namun tingkat keberhasilan kecil. Perawatan gigi dengan antibiotik tidak dapat mengeliminasi polip pulpa yang sudah terbentuk.
  • Pembengkakan dan muncul nanah (cairan infeksi). Nanah yang terbentuk karena infeksi akan terus menembus jaringan yang ketahanannya rendah misal: awalnya pembengkakan terjadi di pipi kemudian menyebar ke leher dan rongga dada. Ini yang perlu diwaspadai sebab mampu membahayakan nyawa pasien (muncul gejala: sesak nafas, sulit menelan). Bagi individu yang berusia lanjut dan memiliki penyakit bawaan (contoh diabetes), abses dapat terjadi dengan lebih cepat.

Jangan khawatir untuk melaksanakan pemeriksaan kondisi kesehatan gigi di Rumah Sakit Bunga Bangsa Medika bersama dokter gigi handal dan berkualitas. Di masa pandemi seperti saat ini, para tenaga kesehatan menerapkan budaya desinfeksi rutin setiap pergantian pasien guna mencegah penularan virus.

.

Baca Juga: https://rsbungabangsamedika.com/7-jenis-serba-serbi-perawatan-kesehatan-di-klinik-gigi/

.